PARENRENGI, 217150015 (2024) PENGARUH PERBANDINGAN JUMLAH INDUK JANTAN DAN BETINA TERHADAP PERFORMA BENIH IKAN TAWES (Barbonymus gonionotus). Other thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE.
217150015 Parenrengi SAMPUL.pdf - Cover Image
Download (92kB)
217150015 Parenrengi PENGESAHAN.pdf - Supplemental Material
Download (533kB)
217150015 Parenrengi ISI.pdf - Supplemental Material
Download (350kB)
217150015 Parenrengi LAMPIRAN.pdf - Supplemental Material
Download (1MB)
217150015 Parenrengi Jurnal.pdf - Published Version
Download (219kB)
Abstract
an dan Betina terhadap Performa Benih Ikan Tawes (Barbonymus
gonionotus) di bawah bimbingan Andi Adam Malik dan Rismawaty Rusdi.
Ikan lokal konsumsi yang mempunyai harga ekonomis tinggi adalah
ikan dari spesies Barbonymus salah satunya adalah ikan Tawes
(Barbonymus gonionotus). Ikan ini mampu dijadikan sebagai komoditas
yang unggul pada budidaya air tawar mengingat di daerah Indonesia
ikan ini banyak ditemukan dan masih sedikit dijadikan sebuah komoditas
konsumsi karena beberapa faktor yang terdapat di wilayah tersebut.
Upaya budidaya belum banyak dilakukan untuk melestarikan keberadaan
jenis ikan ini, sehingga dikhawatirkan populasinya semakin berkurang
dan mengalami kepunahan. Salah satu bagian dari aspek reproduksi
yang dapat menentukan kelangsungan hidup dari suatu spesies adalah
pemijahan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui
pengaruh perbandingan jantan betina terhadap produksi benih ikan tawes
dan mengetahui berapa banyak benih yang dihasilkan dengan
perbandingan jantan dan betina benih ikan tawes. Metode yang digunakan
adalah analisis kuantitatif dengan pengambilan sampel di lokasi
penelitian. Data yang dikumpulkan adalah data primer dan data
sekunder kemudian diolah menggunakan software microsof excel dan
SPSS 24 for Windows. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan,
maka dapat disimpulkan bahwa rasio Indukan jantan dan betina
berpengaruh terhadap produksi benih ikan Tawes (Barbonymus
gonionotus) dimana produksi benih terbanyak diperoleh pada rasio indukan
Jantan 2 : 1 Betina. Saran dari hasil penelitian ini yaitu perlu dilakukan
penelitian lanjutan mengenai periode waktu pemijahan pada rasio indukan
jantan 2 : 1 betina yang memperoleh produksi terbanyak benih ikan tawes
(Barbonymus gonionotus)
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Benih, Ikan Tawes, Pemijahan, Produksi |
| Subjects: | Sosial dan Humaniora |
| Divisions: | Fakultas Pertanian, Peternakan Dan Perikanan > Budidaya Perairan |
| Depositing User: | Maulidia d |
| Date Deposited: | 26 Oct 2026 00:33 |
| Last Modified: | 26 Oct 2026 00:33 |
| URI: | https://repository.umpar.ac.id/id/eprint/996 |
