NURHIKMA TASRI, 221210002 (2025) PENGARUH SISTEM TANAH GARAPAN PADI TERHADAP KESEJAHTERAAN PENGGARAP DENGAN PEMILIK TANAH DI KECAMATAN PITU RIAWA DAN DUA PITUE, KABUPATEN SIDRAP. Other thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE.
SAMPUL_221210002_NURHIKMA TASRI_EKONOMI PEMBANGUNAN.pdf - Cover Image
Download (89kB) | Preview
PENDAHULUAN_221210002_NURHIKMA TASRI_EKONOMI PEMBANGUNAN.pdf - Supplemental Material
Download (443kB) | Preview
ISI_221210002_NURHIKMA TASRI_EKONOMI PEMBANGUNAN.pdf - Supplemental Material
Download (384kB) | Preview
LAMPIRAN_221210002_NURHIKMA TASRI_EKONOMI PEMBANGUNAN.pdf - Supplemental Material
Download (4MB) | Preview
JURNAL_221210002_NURHIKMA TASRI_EKONOMI PEMBANGUNAN.pdf - Published Version
Download (134kB) | Preview
Abstract
NURHIKMA TASRI,2025,dengan judul penlitian “Pengaruh Sistem Tanah Garapan Padi Terhadap Kesejahteraan Penggarap Dan Pemilik Tanah Di Kecamatan Pitu Riawa
Dan Dua Pitue Kabupaten Sidrap”. Pembimbing 1 Ruslang T pembimbing 2 Rudi Arafah Skripsi Program Studi Ekonomi Pembangunan, Konsentrasi Ekonomi Perencanaan Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR).
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem tanah garapan padi terhadap kesejahteraan petani penggarap dan pemilik tanah di Kecamatan Pitu Riawa dan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang. Fenomena tanah garapan muncul sebagai solusi bagi petani yang tidak memiliki lahan sendiri serta pemilik tanah yang tidak mampu lagi mengelola lahannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam kepada sepuluh penggarap dan sepuluh pemilik tanah, serta dokumentasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem tanah garapan memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan rumah tangga penggarap, memungkinkan mereka mencukupi kebutuhan sehari-hari, biaya pendidikan, dan tabungan. Bagi pemilik tanah, sistem ini memberikan pendapatan pasif sekaligus menjaga produktivitas lahan. Kesepakatan bagi hasil umumnya dilakukan secara lisan dengan proporsi pembagian bervariasi antara 50:50 hingga 60:40 tergantung pada biaya produksi yang ditanggung. Meskipun demikian, keberhasilan sistem ini dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti cuaca, hama, dan ketersediaan air.Jangka waktu penggarapan beragam tergantung sebagai kesepakatannya.Penelitian ini menyarankan adanya dukungan pemerintah berupa subsidi pupuk, perbaikan infrastruktur irigasi, dan penyediaan alat pertanian untuk meningkatkan kesejahteraan kedua belah pihak.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tanah Garapan padi, Sistem bagi hasil, Kesejahteraan petani, Pemilik tanah, Penggarap. |
| Subjects: | Sosial dan Humaniora |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi Dan Bisnis > Ekonomi Pembangunan |
| Depositing User: | Hairan ald |
| Date Deposited: | 14 Oct 2026 03:23 |
| Last Modified: | 14 Oct 2026 03:23 |
| URI: | https://repository.umpar.ac.id/id/eprint/462 |
