✉ repository@umpar.ac.idOpen Access Institutional Repository LoginCreate accountAdvanced search

KARAKTERISTIK BATA RINGAN MENGGUNAKAN LIMBAH FLY ASH SEBAGAI BAHAN SUBTITUSI SEMEN

221190043, MARIA ULFA (2025) KARAKTERISTIK BATA RINGAN MENGGUNAKAN LIMBAH FLY ASH SEBAGAI BAHAN SUBTITUSI SEMEN. Other thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE.

[thumbnail of SAMPUL]
Preview
Image (SAMPUL)
SAMPUL 221190043_MARIA ULFA_TEKNIK SIPIL.pdf - Cover Image

Download (263kB) | Preview
[thumbnail of PENDAHULUAN]
Preview
Text (PENDAHULUAN)
PENDAHULUAN 221190043_MARIA ULFA_TEKNIK SIPIL.pdf - Supplemental Material

Download (946kB) | Preview
[thumbnail of BAB ISI]
Preview
Text (BAB ISI)
BAB 221190043_MARIA ULFA_TEKNIK SIPIL.pdf - Supplemental Material

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of LAMPIRAN]
Preview
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN 221190043_MARIA ULFA_TEKNIK SIPIL.pdf - Supplemental Material

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of ARTIKEL]
Preview
Text (ARTIKEL)
JURNAL 221190043_MARIA ULFA_TEKNIK SIPIL.pdf - Published Version

Download (782kB) | Preview

Abstract

MARIA ULFA karakteristik bata ringan menggunakan libah fly ash sebagai bahan subtitusi semen. (dibimbing oleh Adnan dan Mustakim)
Produksi bata merah berdampak buruk pada lingkungan akibat eksploitasi tanah liat dan emisi karbon. Sebagai solusi, bata ringan CLC dikembangkan karena lebih ringan dan memiliki isolasi termal yang baik, meskipun masih bergantung pada semen. Penggunaan fly ash sebagai pengganti semen dapat mengurangi emisi karbon, memanfaatkan limbah industri, dan mendukung konstruksi berkelanjutan.. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh substitusi semen dengan limbah fly ash terhadap kuat tekan dan daya serap air bata ringan. Penelitian ini menggunakan variasi fly ash 0%, 5%, 10%, 15% dengan pengujian 7 hari dan 28 hari. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kuat tekan maksimum berapa pada variasi 5% selama masa perawatan sebesar 2,300 MPa dan 3,450 MPa serta daya serap air maksimum berada pada variasi 0% selama masa perawatan sebesar 13,1%. Sedangkan untuk pengujian kuat tekan minimum berada pada variasi 0% selama masa perawatan sebesar 1,350 MPa dan 1,850 MPa, serta untuk pengujian daya serap air minimum berada pada variasi 15% selama masa perawatan sebesar 10,8%. Hal ini menunjukkan bahwa Semakin tinggi persentase fly ash, kuat tekan bata ringan meningkat lebih baik dibandingkan sampel tanpa fly ash. Selain itu daya serap air cenderung menurun seiring meningkatnya persentase fly ash, sehingga bata ringan menjadi lebih tahan terhadap kelembapan.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Fly Ash, Bata Ringan CLC, Kuat Tekan, Daya Serap Air
Subjects: Sains dan Teknologi
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Hairan ald
Date Deposited: 06 Oct 2026 09:42
Last Modified: 06 Oct 2026 09:42
URI: https://repository.umpar.ac.id/id/eprint/206

Actions (login required)

View Item
View Item