✉ repository@umpar.ac.idOpen Access Institutional Repository LoginCreate accountAdvanced search

PENGARUH DOSIS PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) PADA PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN SINTASAN DAN TINGKAT PEWARNAAN BENIH IKAN CUPANG (BETTA SP)

MUKHAYYARA.T, 217 150 018 (2022) PENGARUH DOSIS PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) PADA PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN SINTASAN DAN TINGKAT PEWARNAAN BENIH IKAN CUPANG (BETTA SP). Other thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE.

[thumbnail of 217150018 Mukhayyara. T-SAMPUL.pdf] Text
217150018 Mukhayyara. T-SAMPUL.pdf

Download (113kB)
[thumbnail of 217150018 Mukhayyara. T-PENGESAHAN.pdf] Text
217150018 Mukhayyara. T-PENGESAHAN.pdf

Download (912kB)
[thumbnail of 217150018 Mukhayyara. T-BAB ISI.pdf] Text
217150018 Mukhayyara. T-BAB ISI.pdf

Download (571kB)
[thumbnail of 217150018 Mukhayyara. T-LAMPIRAN.pdf] Text
217150018 Mukhayyara. T-LAMPIRAN.pdf

Download (484kB)

Abstract

ABSTRAK
Mukhayyara.T (217 150 018) Pengaruh Dosis Penambahan Ekstrak Daun
Kelor (Moringa oleifera) pada Pakan terhadap tingkat Pertumbuhan Sintasan dan
tingkat Pewarnaan Benih Ikan Cupang (Betta sp), dibawah bimbingan Andi
Adam Malik dan Fitri Indah Yani.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak
daun kelor terhadap pertumbuhan, sintasan dan tingkat pewarnaan pada benih ikan
cupang (Betta sp). Penelitian ini dilaksanakan selama sebulan. Pembuatan ekstrak
daun kelor dilakukan di Green House Budidaya Perairan Fakultas Pertanian,
Pternakan, dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Pare-pare. Rancangan yang
digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan acak lengkap (RAL) dengan
empat perlakuan dan tiga kali ulangan.
Hasil Penelitian diketahui panjang ikan cupang tertinggi di capai pada
perlakuan D yakni 5,36 cm, Perlakuan C 5,16 cm, B 4,93 cm, D 4,66 cm.
Berdasarkan nilai tingkat sintasan ikan cupang pada tiap perlakuan menunjukkan
hasil 100%. Perubahan yang sudah terlihat terdapat pada perlakuan C dan
Perlakuan D dengan dosis 30 ml dan 45 ml sudah mengalami perubahan warna
yang sangat jelas. Perubahan warna yang paling lambat terdapat pada perlakuan A
yaitu 0 (kontrol) yaitu tanpa ekstrak daun kelor. Terdapat nilai selisih perubahan
yang telah terjadi pada lampiran bahwa perlakuan D terlihat lebih besar perubahan
peningkatan warnanya, sedangkan pengaruh penambahan ekstrak daun kelor
dengan dosis 15 ml dan 30 ml terhadap peningkatan warna pada ikan cupang
(Betta sp) yaitu dengan jumlah 27 dan 29 dan peningkatan warna paling rendah
yaitu dengan jumlah 6. Perubahan yang paling rendah di dapatkan pada perlakuan
tanpa penambahan ekstrak daun kelor dalam pakannya itu pada perlakuan A
(kontrol). Pada ikan cupang (Betta sp), warna merah yang paling dapat di peroleh
dari ekstrak daun kelor pada pakan.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Ekstrak Daun Kelor, Ikan Cupang, Pertumbuhan, Pewarnaan, Sintasan.
Subjects: Sains dan Teknologi
Divisions: Fakultas Pertanian, Peternakan Dan Perikanan > Budidaya Perairan
Depositing User: Rahmi R
Date Deposited: 05 Nov 2026 00:58
Last Modified: 05 Nov 2026 00:58
URI: https://repository.umpar.ac.id/id/eprint/1460

Actions (login required)

View Item
View Item