✉ repository@umpar.ac.idOpen Access Institutional Repository LoginCreate accountAdvanced search

ANALISIS KELAYAKAN USAHA BUDIDAYA IKAN NILA (Oreochromis Niloticus) MENGGUNAKAN TEKNOLOGI BIOFLOK (STUDI KASUS B12 FISH FARM KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG)

MUHAMMAD NUR SYUAIB, 218 170 021 (2024) ANALISIS KELAYAKAN USAHA BUDIDAYA IKAN NILA (Oreochromis Niloticus) MENGGUNAKAN TEKNOLOGI BIOFLOK (STUDI KASUS B12 FISH FARM KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG). Other thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE.

[thumbnail of SAMPUL] Text (SAMPUL)
SAMPUL.pdf - Cover Image

Download (159kB)
[thumbnail of PENDAHULUAN] Text (PENDAHULUAN)
HALAMAN PENGESAHAN - DAFTAR LAMPIRAN.pdf - Supplemental Material

Download (871kB)
[thumbnail of BAB ISI] Text (BAB ISI)
ISI-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Supplemental Material

Download (694kB)
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf - Supplemental Material

Download (1MB)
[thumbnail of ARTIKEL] Text (ARTIKEL)
JURNAL.pdf - Published Version

Download (186kB)

Abstract

Muhammad Nur Syuaib (218170021). “Analisis Kelayakan Usaha Budidaya Ikan
Nila (Oreochromis Niloticus) Menggunakan Teknologi Bioflok (Studi Kasus B12
Fish Farm Kabupaten Sidenreng Rappang). Dibawah Bimbingan Nurhapsah dan
Nurhaedah.
Terbentuknya bioflok terjadi melalui pengadukan bahan organik oleh aerasi
supaya terlarut dalam kolom air untuk merangsang perkembangan bakteri
heterotrof aerobik (kondisi cukup oksigen) menempel pada partikel organik,
menguraikan bahan organik (mengambil C-organik), selanjutnya menyerap mineral
seperti ammonia, fosfat dan nutrient lain dalam air. Sehingga bakteri yang
menguntungkan akan berkembang biak dengan baik. Bakteri-bakteri ini akan
membentuk konsorsium dan terjadi pembentukan flok, kemudian hasilnya kualitas
air menjadi lebih baik dan bahan organik didaur ulang menjadi flok yang dapat
dimakan oleh ikan. . Hasil penelitian menunjukkan bahwa Analisis Kelayakan
Usaha Budidaya Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Menggunakan Teknologi
Bioflok (Studi Kasus B12 Fish Farm Kabupaten Sidenreng Rappang), maka dapat
disimpulkan bahwa biaya produksi usaha budidaya ikan nila dengan menggunakan
sistem bioflok dalam jangka tujuh bulan enam hari dapat menghasilkan investasi
yang lebih baik dengan keuntungan yang baik sekali sekitar 165% peningkatan
rentabilitas yang dapat dipenuhi dengan menggunakan sistem bioflok pada
pembudidayaan ikan nila dalam kolam terpal. Serta keuntungan yang didapatkan
pada penelitian kali ini yakni Rp. 65.994.296,- yang mana merupakana keuntungan
dengan memproduksi barang selanjutnya sebesar Rp. 73.564.000,- maka dari itu
dari hasil keseluruhan penjualan dapat memperoleh keuntungan sebesar 98,45%
dengan penjualan 540kg bibit ikan nila dengan menggunakan sistem bioflok.
Dengan sistem bioflok lebih menguntungkan para pengusaha budidaya ikan nila
untuk membuat kepercayaan dan keuntungan yang lebih meningkatkan bahan
produksi dalam mempengaruhi penjualan bibit ikan nila di B12 Fish Farm
Kabupaten Sidenreng Rappang

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Business Feasibility, Tuna Fish, Biofloc
Subjects: Sosial dan Humaniora
Divisions: Fakultas Pertanian, Peternakan Dan Perikanan > Agribisnis
Depositing User: Maulidia d
Date Deposited: 26 Oct 2026 00:48
Last Modified: 26 Oct 2026 00:48
URI: https://repository.umpar.ac.id/id/eprint/1075

Actions (login required)

View Item
View Item