ADY JASMAN, 1223 150 003 (2024) ANALISIS PERBANDINGAN PRODUKSI BUDIDAYA RUMPUT LAUT (Eucheuma spinosum) METODE LONGLINE MENGGUNAKAN BENTANGAN TALI DAN BENTANGAN JARING BUNDAR. Other thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE.
sampul ady.pdf - Cover Image
Download (40kB)
pengesahan jasman.pdf - Supplemental Material
Download (856kB)
1223150003 Ady Jasman isi.pdf - Supplemental Material
Download (782kB)
1223150003 Ady Jasman lampiran.pdf - Supplemental Material
Download (471kB)
1223150003 Ady Jasman Jurnal.pdf - Published Version
Download (451kB)
Abstract
Ady Jasman (1223 150 003) Analisis Perbandingan Produksi
Budidaya Rumput Laut (Eucheuma spinosum) Metode Longline
menggunakan Bentangan Tali dan Bentangan Jaring Bundar, di bawah
bimbingan Andi Adam Malik dan Sahabuddin.
Produksi rumput laut memperlihatkan trend yang terus meningkat
setiap tahunnya. Hal ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap
komoditas rumput laut yang terus meningkat dimanfaatkan oleh
pembudidaya untuk menambah kapasitas produksinya. Produktivitas
rumput laut dapat ditingkatkan dengan metode budidaya berkelanjutan
yang tepat guna dan ramah lingkungan dalam penerapannya. Percobaan
menggunakan bentangan jaring bundar adalah modifikasi dari metode
longline dengan bentangan tali dan diharapkan dapat meningkatkan
produksi, melindungi dari serangan hama dan thallus yang patah akibat
arus, serta meminimalisir waktu dan biaya produksi. Penelitian ini
bertujuan membandingkan produksi rumput laut dengan metode longline
menggunakan bentangan tali dan bentangan jaring bundar. Metode yang
digunakan adalah metode experimental design dimana dalam
pelaksanaanya dilakukan eksperimen di lapangan dan wawancara pelaku
usaha. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data
diolah menggunakan software microsof excel dan disajikan dalam bentuk
diagram dan tabel, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian
menunjukkan penggunaan modifikasi bentangan jaring bundar pada
penelitian ini kurang efektif untuk digunakan dalam budidaya rumput laut
jenis Eucheuma spinosum. Meskipun terlihat mengalami pertumbuhan,
akan tetapi, produksi dengan bentangan tali lebih tinggi dibandingkan
dengan bentangan jaring bundar. Rekomendasi untuk penggunaan
modifikasi jaring bundar dapat dilakukan dengan memperhatikan ukuran
mesh-size jaring dan mencoba jenis jaring lain yang tidak mudah
terserang hama. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah musim tanam
dan kedalaman bentangan agar rumput laut tetap mendapatkan cahaya
dan suplai nutrisi yang tercukupi untuk pertumbuhan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Eucheuma spinosum, Longline, Produksi, Rumput Laut |
| Subjects: | Sosial dan Humaniora |
| Divisions: | Fakultas Pertanian, Peternakan Dan Perikanan > Budidaya Perairan |
| Depositing User: | Maulidia d |
| Date Deposited: | 26 Oct 2026 00:34 |
| Last Modified: | 26 Oct 2026 00:34 |
| URI: | https://repository.umpar.ac.id/id/eprint/1013 |
